Uni Eropa akan mengizinkan produksi hidrogen nuklir, 'Hidrogen merah muda' juga akan hadir?

Industri ini umumnya membedakan hidrogen berdasarkan jalur teknis, emisi karbon, dan penamaannya, biasanya dengan menggunakan warna. Hidrogen hijau, hidrogen biru, dan hidrogen abu-abu adalah warna hidrogen yang paling familiar kita pahami saat ini, sedangkan hidrogen merah muda, hidrogen kuning, hidrogen coklat, hidrogen putih, dan lain sebagainya.

3(1)

Hidrogen merah muda, demikian sebutannya, diproduksi menggunakan tenaga nuklir, yang juga membuatnya bebas karbon, tetapi belum banyak mendapat perhatian karena tenaga nuklir diklasifikasikan sebagai sumber energi yang tidak dapat diperbarui dan secara teknis tidak ramah lingkungan.

Pada awal Februari, media memberitakan bahwa Prancis sedang mendorong kampanye agar Uni Eropa mengakui rendahnya emisi hidrokarbon yang dihasilkan oleh tenaga nuklir dalam peraturan energi terbarukan.

Dalam apa yang digambarkan sebagai momen penting bagi industri hidrogen Eropa, Komisi Eropa telah menerbitkan aturan terperinci untuk hidrogen terbarukan melalui dua rancangan undang-undang pendukung. Rancangan undang-undang ini bertujuan untuk memberi insentif kepada investor dan industri untuk beralih dari produksi hidrogen dari bahan bakar fosil ke produksi hidrogen dari listrik terbarukan.

Salah satu rancangan undang-undang tersebut menetapkan bahwa bahan bakar terbarukan (RFNBO) dari sumber non-organik, termasuk hidrogen, hanya dapat diproduksi oleh pembangkit listrik terbarukan tambahan selama jam-jam aset energi terbarukan tersebut menghasilkan listrik, dan hanya di daerah tempat aset energi terbarukan tersebut berada.

Undang-Undang Kedua memberikan cara untuk menghitung emisi gas rumah kaca (GRK) siklus hidup RFNBO, dengan mempertimbangkan emisi hulu, emisi terkait ketika listrik diambil dari jaringan, diproses, dan diangkut.

Hidrogen juga akan dianggap sebagai sumber energi terbarukan ketika intensitas emisi listrik yang digunakan berada di bawah 18g CO2e/MJ. Listrik yang diambil dari jaringan listrik dapat dianggap sepenuhnya terbarukan, artinya Uni Eropa mengizinkan sebagian hidrogen yang dihasilkan dalam sistem tenaga nuklir untuk dihitung sebagai bagian dari target energi terbarukan.

Namun, komisi tersebut menambahkan bahwa rancangan undang-undang tersebut akan dikirim ke Parlemen Eropa dan Dewan, yang memiliki waktu dua bulan untuk meninjau dan memutuskan apakah akan mengesahkannya.


Waktu posting: 28 Februari 2023
Obrolan Online WhatsApp!